@nailul hidayatul fuikah
A. Upaya Layanan Bimbingan Dan Konseling Disekolah
1. Layanan Dan Bimbingan Konseling Disekolah
Layaanan yang
diberikan disekolah ataupun madrasyah merupakan usaha yang membantu siswa dalam
mengembangkan kehidupan pribadi, mengembangkan kegiatan belajar, sosial, dan
perencanaan pengembangkan karier. Layanan konseling ini memfasilitasi
pengembangkan siswa baik secara individual maupun secara kelompok atau
klasikal, sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan siswa baik potensi, bakat,
perkembangkan kondisi serta peluang-peluang yang dimilikinya, layanan ini juga
dapat membantu mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi pesrta didik/ siswa.
a. Pengertian bimbingan
Rumusan tentang
bimbingan formal yang telah muncul sejak awal abad ke20, sejak dimulainya
bimbingan yang diprakrasai oleh Frank Person pada tahun 1908, sejak itulah
beberapa rumusan muncul sesuai dengan perkembangan pelayanan bimbingan itu
sendiri sebai pekerjaan yang dimiliki oleh para ahli.
Bimbingan
sebagai proses pemberian bantuan (process helping) kepada individu
maupun kelompok, laki-laki maupun perempuan agar mampu memahami dan menerima
diri, dan lingkunganya, mengarahkan diri dan dapat menyesuaikan diri secara
positif.
b. Pengertian konseling
Secara
etimologis, istilah konseling berasal dari bahasa latin yaitu “counsilium” yang
berarti dengn atau bersamayang dirangkai dengan menerima atau memahami.
Konseling sendiri yaitu proses intraksi antara 2 orang atau lebih yang
dilakukan konselor dan konseli yang dilakukan secara langsung (tatap muka),
ataupun tidak langsung seperti (melalui media, via telfon, vidio call, e-mail
dan lain-lain).
2. Fungsi konseling
a)
Pemahaman,
dimana fungsi pemahaman ini membantu peserta didik mampu memahami diri sendiri
dan lingkungan.
b)
Pencegahan,
proses pemberian bantuan kepada peserta didik agar dapat mencegah atau
menghindari diri dari berbagai masalah yang dapat menghambat perkembangan
dirinya sendiri,
c) Pengentasan, membantu
peserta didik untuk menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi
d) Pemeliharanaan dan pengembangan,
mengembangkan potensi yang dimiliki siswa atau peserta didik dengan bakat
positif yang dimiliki.
e) Advoaksi, membantu
memperoleh dukungan, perhatian, pembelaan terkait hak dan kepentingan yang
kurang mendapat apresiasi.
3. Jenis Layanan BK
a) Layanan Orietasi
adalah layanan bimbingnan
dan konseling yang dilakukan untu memperkenalkan
siswa atau seorang terhadap lingkungan
yang baru mulai dimasuki atau ditempati. Hal ini selalu menjadi
perbincangan bahwa memasuki lingkungan yang baru bukanlah hal yang mudah dan
selalu diterima
Layanan bagi
siswa terhadap lembaga lingkungan pendidikan disekolah yang baru dimasuki.
Sekolah yang baru dimasuki itu dapat memperlambat siswa dalam proses belajar,
bahkan tidak dapat mencapai hasil yang maksimal seperti yang diharapkan, oleh
sebab itu perlu adanya diperkenalkan pada lingkungan pendidikan yang baru itu
tentang bagaimana lingkungan disekolah tersebut.
Allan &
Mckean (1984) yang menegaskan bahwa tanpa program-program orietasi sebagian
besar siswa dalam kaitan itu Allan & Mckeanmendapatkan beberapa hal penting
yang harus diperhatikan yaitu:
· Program
orientasi, mendapat hasil yang afektif
ketika dapat mempercepat proses adaptasi yang baik untuk memberikan
kemudahan mengembangkan kemampuan dalam memencahkan suatu masalah.
· Beberapa
peserta didik menglami beberapa masalah penyesuaiann ternyata kurang dapat
berhasil ketika disekolah.
· Anak-anak
yang memiliki kelas ekonomi yang rendah lebih sulit untuk menyesuaikan dirinya
dan memperlukan waktu yang cukup lama dibandingan dengan anak-anak yang memiliki
kelas sosial yang lebih tinggi.
b) Layanan Informasi
Layanan yang
membantu peserta didik agar dapat menerima dan memahami berbagai informasi yang
untuk mengetahui arah tujuan atau rencana yang dikehendaki seperti informasi
diri sosial, belajar, karier atau jabatan, dll.
c) Layanan Penempatan Dan Penyaluran
Layaanan yang
membantu peserta didik memperoleh penemparan atau menentukan pilihanya yang
tepat, didalam kelas belajar, dalam kelompok, dalam kegiatan ekstrakulikuler
dan dalam program jurusan atau program yanng sesuai.
d) Layanan Bimbingan Belajar
Bimbingan
belajar merupakan salah satu bentuk layanan bimbingan yang penting
diselenggarakan disekolah, untuk melaksanakan bimbingan belajar ini ada beberapa
tahap seperti:
·
Pengnenalan
siswa yang mengalami kesulitan atau masalah belajarnya
·
Mencari
sebab-sebab timbulnya masalah belajar
·
Memberi bantuan
untuk mengetaskan masalah dalam belajarnya.
e) Layanan konseling perorangan
Sebagai
pelayanan khusus dalam hubungan tatap muka antara konselor dan konseli, dalam masalah
ini konseli difahami dan diusahakan pengentasan dapat diselesaikan oleh
konselinya sendiri. Dalam kaitan konseling dianggap sebagai layanan utama yang
paling utama dalam fungsi pengentasan masalah konseli.
f) Layanan konseling kelompok
Layanan yang membantu
peserta didik atau siswa dalam menyelesaikan permasalahan pribadunya melalui
tahapan atau dinamika konseling kelompok.
g) Kegiatan penunjang
Kegitan
penunjang dapat dikatakan bahwa alat penunjang dan kelngkapan-kelengkapan yang
paling handal dimiliki seorang konselor untuk menjalankan tugas dan pelayananya
berbicara dan pandai berkomunikasi baik verbal maupun non verbal. Sesuai dengan
data dan objek-objek yang dibicarakan, maka konselor harus dapat melengkapi
berbagai data, keterangan dan informasi, terutama tentang klien atau konseli
dan lingkunganya.
B. Layanan Terkait Bahaya Merokok Bagi Siswa
1. Bahaya rokok dan dampaknya
Dari aspek
psikologi, merokok dapat menimbulkan relaksasi, mengurangi ketakutan dan dapat
menghilangkan sejenak masalah yang menimpanya. Hal ini kemudian disadari oleh
perokok sendiri bahwa kondisi yang menyeanangkan yang ditimbulkan dengan
merokok, dan pada kondisi inikah timbul suatu keinginan atau kemauan hasrat
untuk mengulangi prilaku tersebut.
Namun ternyata
hal ini berbeda karena ynag merokok ini adalah seorang pelajar mengapa bisa
begini? Karena masa remaja atau masih dikatakan anak-anak adalah masa dimana
pertumbuhan dan pencapain yang hampir optimal, dan inilah mengapa anak-anak
atau remaja melakukan hal-hala negatif tersebut. Padahal pada masa-masa remaja
ini adalah masa dimana sangat penting dalam kehidupanya karena pertumbuhan dan
perkembanganya sangatlah berpengaruh bagi kehidupan dimasa pertumbuhan untuk
kedepanya.
Beberapa bahaya
merokok bagi pelajar
a) Dapat menimbulkan penyakitan pernafasan:
dimana kapasitas paru-paru yang akan berkurang samapai 25% dan dapat
menimbulkan terkenanya bronkitis dan pneumonia dua kali lebih tinggi.
b) Dapat menganggu perkembangan kecerdasan:
dapat
mengakibatkan gangguan belajar nya terganggu dan membaca nya lebih lambat ini
menunjuan bahwa anak-anak yang brumur 11 tahunan yang merokok kemampuan belajar
nya bisa dikatakan terlambat samapi dengan
6 bulan kiranya.
c) Hiperaktif merasa cepat leleh:
pelajar yang sering merokok lebih aktif dibandingkan dengan anak-anak yang
tidak merokok. Ini disebabkan oleh rokok yang mengandung zat yang dapat
menimbulkan anak lebih percaya diri, namun hal itu hanya bersifat sementara dan
tidak dapat bertahan lama karena kapasitas paru-paru anak-anak yang merokok akan
semakin berkurang seiring kebiasaan merokoknya yang dapat menimbulkan dirinya menjadi
lebih cepat lelah.
d) Dapat menimbulkan kangker otak
e) Leukimia
f) Jangkitan telingga
g) Sindrom kematian mendadak.
Dari beberapa
penjeaskan diatas sudah jelas bahwa bahaya merokok sangat memberikan efek yang
tidak baik untuk kesehatan atau dapat dikatakn
negatif untuk anak-anak baik secara fisiologis maupun psikologis. Selain
mereka karena pengaruh lingkungnya teman pergaulanya iklan juga dapat mendorong
anak untuk merokok.
2.
Cara Mengatasi Dan Menghindari Rokok
Merokok disekolah yang dilakukan oleh siswa semakin
marak, itu dikarenakan pergaulan hanya dengan satu siswa yang merokok ahirnya
menimbulkan beberapa siswa lainya iku merokok.
Oleh karena itu guru-guru mata peljaran terutama guru BK
disekolah harus lebih ketat dalam pengawasan kepada peserta didik atau
siswanya.
Mengelilingi
tempat-tempat yang sekirnya biasanya nya mereka bersembunyi untuk merokok.
a)
Mengambil tindakan yang lebih tegas kepada siswa baik
disekolah maupun diluar sekolah agar mereka takut khusnya pencandu rokok berat.
b)
Perhatian dari keluarga nya juga dapat mempengaruhi
berkurangnya kebiasaan merokok.
c)
Berkomunikasi yang baik dengan para perokok, mengajak
untuk menyibukan diri misalnaya rajin olahraga dengan memberikan
pengertian-pengertian bahaya merokok.
Selain penjelasan diatas banyak hal-hal yang positif yang
dapat dilakukan untuk menghindari bahaya merokok yang negatif yang membahayakan
kesehatan, cobalah menolak setiap ada kawan yang megajak merokok, lebih berfikir
untuk tidak membeli rokok dan memebilakan uangnya dengan keperluan yang lebih
positif seperti peralatan olahrga, buku, sepatu, tas dan lain sebagainya.

Teriimakasih informasinya sangat bermanfaat
BalasHapusNice๐
BalasHapusKeren kak, sangat bermanfaat๐
BalasHapusTerimakasih kak, sangat bermanfaat sekali..
BalasHapusWahhh daebak eonnie ❤♥
BalasHapusBerarti penanganan untuk seorang perokok disekolah harus ditangani secara intensig dan berjenjang ya..???
BalasHapusSemoga sukses dan selalu sabar ..
Iya pak..hehe amin amin
HapusLikeee๐
BalasHapusInformasi yang bermanfaat
BalasHapusIlmunya bermanfaat
BalasHapusBermanfaat sekali kakak.. ditunggu informasi yg selanjutnya
BalasHapusBagus dan bermanfaat
BalasHapusTerimakasih kak informasinya sangat membantu
BalasHapusterimakasih kak atas wawasan barunya sangat membantu :D
BalasHapus๐๐
BalasHapusSangat mengedukasi sekali ๐
BalasHapusIya pak..heheh amin amin
BalasHapusTerimakasih semuanya
BalasHapusJempol deh ๐๐
BalasHapusMantap terimaksih
Hapusterima kasih mba,buat informasinya sebagai wawasan untuk kedepannya mb,
BalasHapusTerima kasih informasi ny? Sangat bermanfaat sekali. Tapi maaf klx indonesia gak ada yg merokok mungkin indonesia gak jaya. Karena saham paling besar yaitu rokok. Dalam ilmu perpajakan rokok mendusuki peringkat ke 2 dari saham tertinggi di indonesia.
BalasHapusMaaf ya ka sebelumnya,, bukan melarang merokok,, tapi memberi wawasan ketika seorang siswa ada yang merokok,, tentunya siswa yang masih remaja seperti smp,, memberi layanan sebagai calon konselor atau guru bk...tapi terimakasih juga untuk wawasanya semoga sama sama bermanfaat๐
HapusAlhamdulillah, wawasan baru lagi
BalasHapusHhmm..
BalasHapusBagus dan Bermanfaat :)
BalasHapusSangat bermanfaat!!!! Nice blog
BalasHapusUnch
BalasHapusGood
BalasHapusMantull nai
BalasHapusSemangatt kakak. Lanjutkeun terus kakak ๐๐
BalasHapus